BEM FMIPA UNJ

PRESS RELEASE: DIALOG CIVITAS AKADEMIKA “Membangun Cita-Cita Untuk FMIPA UNJ”

Home  >>  press release  >>  PRESS RELEASE: DIALOG CIVITAS AKADEMIKA “Membangun Cita-Cita Untuk FMIPA UNJ”

PRESS RELEASE: DIALOG CIVITAS AKADEMIKA “Membangun Cita-Cita Untuk FMIPA UNJ”

Jakarta – Kamis, 26 Mei 2016 telah dilaksanakan Dialog Civitas Akademika atau DIVA. Diva merupakan sebuah dialog terbuka antara pihak dekanat FMIPA UNJ dengan mahasiswa FMIPA dengan pembahasan utama kali ini mengenai kepindahan Fakultas MIPA ke kampus A. Dialog dilakukan mulai pukul 2:30 – 4:30 WIB. Pada kesempatan kali ini dihadiri oleh :
✅ Prof. Dr. Suyono selaku Dekan FMIPA UNJ
✅ Dr. Muktiningsih N.,M.Si selaku Pembantu Dekan I
✅ Dr. Pinta Deniyanti S., M.Si selaku Pembantu Dekan II
✅ Dr. Rusdi M.Biomed selaku Pembantu Dekan III FMIPA
✅ Dr. Ahmad Ridwan M.Si selaku Pembantu Rektor IV UNJ
✅ dan beberapa dosen dari masing-masing program studi serta  lebih dari 100 mahasiswa FMIPA dari berbagai angkatan dan program studi.

Teknis acara

Dialog ini dibuka oleh M. Zidni Ardhani selaku master of ceremony sekaligus moderator serta diawali oleh sambutan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Suyono, M.Si. selaku Dekan FMIPA UNJ. Dalam sambutannya, Porf. Dr. Suyono menegaskan bahwa pihak dekanat menerima segala kritik dan saran untuk kebaikan FMIPA kedepan. Beliau juga sangat mengapresiasi tema yang diangkat kali ini karena memang sejalan dengan visi dan misi FMIPA UNJ, terakhir dalam sambutannya Prof. Dr Suyono mengatakan bahwa pihak dekan, dosen serta mahasiswa adalah sebuah kelarga dan berharap dialog ini dapat dilaksanakan dengan baik serta mendapatkan ridho Allah swt.

Sebelum dimulai, Zidni selaku mc membacakan hasil simposium mahasiswa MIPA sebelumnya yang dikenal dengan “Piagam Madani FMIPA”, yakni

  1. Penghijauan Lingkungan FMIPA UNJ
  2. Hari Selasa dijadikan hari berbahasa inggris atau English Day
  3. Gerakan FMIPA menulis
  4. Pemusatan e-learning FMIPA UNJ
  5. Jasa pengelolaan print dan photo copy FMIPA UNJ
  6. Budaya gerakan setengah tujuh malam sebagai penjagaan mahasiswi FMIPA
  7. Program pengelolaan sampah
  8. Ruang diskusi mahasiswa sebagai tempat melaksanakan diskusi demi mengembangkan kreativitas mahasiswa FMIPA

Dialog Civitas Akademika ini dilanjutkan dengan pembacaan hasil aspirasi mahasiswa FMIPA UNJ oleh Fazar Nurhadi selaku ketua Badan Perwakilan Mahasiswa. Hasil Aspirasi mahasiswa FMIPA ini dilakukan pada 377 responden yang merupakan mahasiswa FMIPA aktif berbagai program studi dan angkaan dengan penyebaran angket terbuka dan angket tertutup. Angket tertutup mengangkat aspirasi mahasiswa mengenai kepuasan mahasiswa dalam berbagai aspek, fasilitas dan wadah yang telah diterima mahasiswa FMIPA UNJ. Dari hasi angket tertutup diketahui bahwa hampir seluruh aspek dinilai positif oleh lebih dari 50% responden. Dan dari hasil angket terbuka terdiri dari kritik, saran, serta pertanyaan yang ingin disampaikan kepada pihak dekanat yakni:

  1. Kapan perpindahan fmipa dilaksanakan?
  2. Mengapa mahasiswa FMIPA harus transit ke gd dewi sartika terlebih dahulu?
  3. Apakah OPMAWA dan ORMAWA FMIPA akan memiliki secret setelah kepindahan ke kampus A?
  4. Apakah disediakan ruang diskusi untuk mahasiswa FMIPA setelah kepindahan ke kampus A?
  5. Dimana MPA FMIPA 2016 akan dilaksanakan?
  6. Bagaimana tanggapan terhadap keterlambatan pembangunan gedung Sarwahita yang diperuntukan untuk FMIPA?
  7. Apakah Benar isu mengenai perebutan gedung Sarwahita?

Tepat pada pukul 3:09 WIB acara puncak dari berlangsungnya kegiatan Dialog Civitas akademika berlangsung dan diawali oleh Prof. Dr. Suyono selaku Dekan FMIPA yang mengawali dialog dengan menjawab 7 pertanyaan mahasiwa FMIPA hasil angket terbuka, yakni;

  1. Gedung Sarwahita sudah selesai. Sekarang sedang masa pemeliharaan. Statusnya tidak dapat digunakan karena khawatir kontraktor tidak menjamin jika terjadi kerusakan . Dan sampai saat ini masih diusahakan proses pengadaan furniture.
  2. karena time schedule pembangunan di kampus B bulan juni gedung ini harus sudah didemolish (butuh waktu 6 bulan) pembongkaran bulan juni sehingga juli bisa dilakukan konstruksi. Sehingga dengan sangat berat hati proses belajar dan pembelajaran dilaksanakan di gedung Dewi Sartika terlebih dahulu
  3. Untuk secret FMIPA sudah menjadi pemikiran pihak dekanat. Tetapi, kerena sementara transit, sekret BEM hanya disediakan 1  dan berlaku untuk semuanya. Namun untuk gedung sarwahita kami sudah merancang sekret BEMF maupun BEM masing-masing rumpun.
  4. Karena sedang transit,  mohon maaf belum disediakan tempat diskusi. Namun kami sudah menyiapkan tempat diskusi untuk gedung sarwahita. Dalam proses pembangunan, kontraktor hanya membangun gedung saja. Posisinya kita yang mengatur kita yang merancang. Mungkin mahasiswa dapat mengirim rancangannya/mengusulkan rancangan untuk ruang terbuka ataupun green house untuk FMIPA
  5. Pelaksanaan MPAF akan menjadi bahan diskusi oleh pihak UNJ.
  6. Pimpinan UNJ sudah mengusahakan pembangunannya. Tentu kita tahu bahwa kontraktor akan kesulitan membangun cepat. Keterlambatan hanya karena ada aturan yang harus dilalui agar semua pihak selamat. Kadang kita harus dituntut sabar untuk menghadapi permasalahan ini.
  7. Gedung Sarwahita adalah gedung untuk FMIPA dan sudah sering disebutkan oleh rektor UNJ dalam berbagai forum
  8. Dialog kemudian dilanjutkan Dr. Ahmad Ridwan M.Si oleh selaku Pembantu Rektor IV UNJ yang mengklarifikasi bahwa seluruh gedung yang berdiri di UNJ bukan milik Fakultas ekonomi, MIPA, Bahasa, Teknik ataupun 3 fakultas lainnya, namun milik negara hanya saja diperuntukan untuk masing-masing fakultas di UNJ. Dan untuk gd. Sarwahita, fakultas MIPA diberikan kewenangan untuk menggunakan, memelihara dan merawat gedung tersebut.  Dalam dialognya beliau mengingatkan mahasiswa MIPA untuk tidak memandang masalah kepindahan mipa dari 1 sudut pandang saja. Pihak dekanat akan mengusahakan yang terbaik untuk kenyamanan perkuliahan serta aktivitas lain mahasiswa FMIPA. Beliau menegaskan bahwa pembangunan gedung sarwahita secara fisik sudah selesai. Tapi belum diperkenankan untuk dipakai. Sebelumnya direncanakan 4 lantai dapat digunakan untuk perkuliahan  sedangkan lantai 6-10 ditutup. Namun ternyata belum diizinkan dari pihak rektor. Saat ini sedang diusahakan pengadaan lift dan beliau memaparkan bahwa dalam proses pengadaan lift yang diimport tersebut harus melalui beberapa tahap yang tidak mudah dan murah.

 

Dialog Civitas Akademika dilanjutnya dengan sesi taya jawab yang terdiri dari 3 penanya dalam 1 termin.

  1. Faik P. Kimia 2013. mungkinkah pihak FMIPA dapat menahan kepindahan mipa setidaknya sampai UAS berlangsung ?

Pertanyaan pertanya dijawab oleh Ibu ella selaku dosen Kimia. Dalam pemaparannya beliau mengatakan bahwa beliau juga sering mananyakan ke ketua program studi “bisa atau tidak kepindaham MIPA dilaksanakan setelah UAS?” beliau menegaskan bahwa kepindahan MIPA ini melibatkan berbagai pihak bukan hanya pimpinan FMIPA. Kalau ditanya nyaman atau tidak? Mungkin hampir semua orang disini merasakan tidak nyaman. Namun masa-masa ini memang harus sama-sama kita lalui. Dan akan segera berlalu.

Pada kesempatan ini, Bapak ibnu selaku dosen matematika UNJ memberikan kritik dan saran atas pelaksanaan DIVA seharusnya lebih terorganisir dari segi substansi pelaksanaan. Dan untuk meanggapi pertanyaan faik, Bapak Ibnu menegaskan bahwa percayalah insyaALlah ditempat baru kalian akan menjadi lebih baik. Itu hanya merasa pola pikir dan semuanya bisa diatasi. Terkadang orang bisa lebih baik dengan kenyamanan. Namun tidak sedikit juga orang yang diberikan kenyamanan namun menjadi kerdil. Beliai juga mengajak mahasiswa FMIPA untuk sama-sama peduli dengan FMIPA, boleh menganjukan beberapa pertanyaan namun lebih baik lagi jika mahasiswa mengusulkan pemecahannya sendiri atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jawaban dari pertanyaan faik dilengkapi oleh Ibu Pinta selaku Pembantu Dekan II FMIPA UNJ. Beliau menyatakan bahwa tidak perlu khawatir karena tidak mendapatkan ruangan untuk UAS. Walaupun saat ini kita sedang bersiap-siap untuk kepindahan MIPA karena dari pihak DKI sudah memperingatkan gedung ini harus segera didemolish. Ruang 1.5 1.6 1.7 masih belum ditinggalkan dan masih bisa digunakan. Bu Pinta juga mengingatkan bahwa untuk mempersiapkan UAS, mahasiswa cukup memiikirkan saya harus serius dan mengerjakan soal ujian karena mahasiswa pasti disiapkan ruangan.

Dalam kesempatan kali ini, Ibu Pinta juga memaparkan proses transit yang akan dilaksanakan Seluruh warga FMIPA. Beliau menyebutkan bahwa sebenarnya MIPA diberikan wewenang untuk mengunakan lantai 10 untuk perkuliahan. Namun lantai 10 masih berisi dokumen UN dan butuh waktu untuk memindahkan dokumen tersebut. Pihak dekan mengusahakan yang terbaik untuk mahasiswa FMIPA, jadi percaya saja tidak akan tidak ada ruanga

  1. Icha, fisika 2014. Apakah uang pangkal penmaba UNJ diberlakukan juga untuk mahasiswa FMIPA? Kenapa harus 15 juta? Untuk apa saja?

Pertanyaan ini diawab oleh Ibu Pinta selaku Pembantu Dekan II FMIPA yang menegaskan bahwa pemugutan uang pangkal ini tidak menyelewengi peraturan. Ada permennya yaitu No 22 tahun 2015 pada pasal 8 yang menyatakan bahwa PTN dilarang memungut uang pangkal selain UKT. Namun pada Pasal 9 dinyatakan bahwa PTN diperbolehkan memungut uang selain UKT untuk mahasiswa asing, mahasiswa internasional, dan mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri. Jadi pada pemungutan uang pangkal ini unj tidak menggunakan aturan sendiri

  1. Hani Bio 2014. Komunitas mahasiswa berkebun dan perkuliahan P2KS “berkebun” bagaimana mengaplikasikan itu di kampus A? apakah ada izin untuk mengaplikasikan hal itu?

Pertanyaan tersebut dijawab oleh Bapak Ridwan selaku Pembantu Rektor IV UNJ yang menyatakan bahwa di gedung Dewi Sartika memang belum tersedia lahan untuk berkebun namun akan kami usahan untuk mempraktekan kuliah tersebut di beberapa spot lain di UNJ.

Selanjutnya Ibu Pinta kembali menambahkan bahwa untuk workshop mtk dan green house akan diadakan pembangunan tahap 2, berada di luar gedung. Beliau juga sedikit memaparkan rancangan interior gedung sarwahita bahwa untuk bemf dipersiapkan di lantai satu, dekat dengan perpustakaan fakultas. Sedangkan untuk BEM rumpun terletak secara terpisah di dua lantai. Ruang diskusi juga sudah disiapkan. Modelnya seperti ruang siding dan dapat dimanfaatkan untuk diskusi mahasiswa.

 

Dialog ini diakhiri dengan ucapan terima kasih serta permohonan maaf kepada pihak dekanat oleh M. Hafizh selaku Ketua BEM FMIPA 2016/2017 pada pelaksanaan dialog terbuka hari ini. Hafizh berharap dialog kedepan dapat menjadi sarana kekeluargaan yang didalnya terdapat diskusi hangat serta pemecahan solusi bersama. Sekitar pukul 4:22 acara Dialog Civitas Akademika ini  ditutup dengan akhir yang indah, yaitu sesi foto bersama antara pihak dekanat, dosen, dan mahasiswa FMIPA yang hadir pada DIVA ini untuk terakhir kalinya di depan gedung FMIPA sebelum akhirnya didemolish juni mendatang.

 

IMG-20160527-WA0005

Should we say “Goodbye kampus B ?

Writer: Anna Rahmadianty

Editor: Shinta Novitasari & Syifa Fauziyah

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *